Jadilah yang Pertama

"baik atau buruk informasi yang anda sampaikan, yang pertama akan selalu diingat"

Senin, 29 Agustus 2016

PenyuluhanTentang Bahaya Penggunaan Formalin pada ProdukHasil Perikanan


Merebaknya isu penggunaan bahan kimia berbahaya dalam penanganan dan pengolahan hasil perikanan akhir-akhir ini akan berdampak negatif terhadap upaya pemerintah untuk melaksanakan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. Pasalnya, masyarakat yang sudah mempunyai minat akan makan ikan akan surut begitu mendengar sebagian ikan yang tersedia di pasar mengandung bahan berbahaya, apalagi bagimasyarakat yang belum memahami pentingnya makan ikan. Di samping itu, kandungan formalin pada produk-produk perikanan indonesia dapat menjadi alat bagi negara-negara importir untuk menolak produk-produk perikanan asal indonesia. Oleh karena itu, salah satu fungsi dari Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, melalui bidang Tata Kelola dan Pelayanan Usaha adalah Fasilitasi  Penyuluhan dan Memfasilitasi kegiatan Pembinaan Mutu, Pengolahan dan Pemasaran serta Distribusi Hasil Perikanan di Bitung.
Kepala Seksi Pelayanan Usaha didampingi oleh petugas mutu dan penyuluh perikanan tadi pagi, senin tanggal 29 Agustus 2016 langsung mendatangi TPI dan melakukan penyuluhan langsung kepada para penjual ikan/ tibo-tibo yang ada di TPI Bitung. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan tentang bahaya mengunakan formalin pada ikan yang ditangkap dan didaratkan di TPI Bitung, serta bahaya formalin dalam mengawetkan ikan yang akan dijual kepada masyarakat. Kegiatan ini sangat direspon oleh para tibo-tibo (penjual ikan) dilihat dari antusias meraka untuk mendengarkan penyuluhan tentang bahayanya formalin pada makanan, khususnya ikan yang akan dijual kepada masyarakat.
Dari percakapan dilapangan ditemukan hampir sebagian besar para tibo-tibo mengaku bahwa mereka tidak pernah menggunakan formalin atau bahan kimia berbahaya lainnya pada ikan yang dijual karena sebagian besar ikan yang dijual adalah ikan segar dan langsung terjual habis di lokasi.Namun demikian, kita semua tetap waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab dan segera melaporkan kepada petugas pelabuhan apabila mengetahui oknum yang menggunakan formalin di TPI Bitung.

Kegiatan ini diakhiri dengan membagikan Poster tentang bahaya formalin kepada para Penjual ikan/ tibo-tibo serta harapannya kepada tibo-tibo ini untuk dapat serius dalam mengendalikan dan meningkatkan kwalitas mutu hasil perikanan yang nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat kota Bitung dan bersama-sama melakukan pengawasan terhadap mutu hasil perikanan di TPI Bitung.

Tidak ada komentar:

Entri Populer

Yahoo News: Top Stories